Tiga Nama Cagub PKS Siap Dikomunikasikan Ke Partai Lain

Tiga Nama Cagub PKS Siap Dikomunikasikan Ke Partai Lain

SahabatKharis.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyiapkan tiga nama untuk maju sebagai kandidat pilkada Jateng. Ketiganya adalah Achmadi yang sekarang menjabat Wakil Ketua DPW PKS Jateng, Abdul Abdul Fikri Faqih anggota DPR RI dan Abdul Kharis Almasyhari anggota DPR RI.

Kepada Suara Merdeka, Kamal Fauzi, Ketua DPW PKS Jateng mengatakan, tiga nama itu ditimbang layak untuk diajukan sebagai calon. Namun demikian, masih akan dikomunikasikan dengan partai lain dalam pilkada mendatang.

‘’PKS hanya memiliki 10 kursi saja di DPRD Jateng, karena itu jumlahnya belum cukup untuk memajukan calon sendiri. Karena itu mau tidak mau harus membangun koalisi dengan partai lain agar bisa mengajukan pasangan calon,’’ kata dia.

Ada beberapa partai yang sudah ditimbang untuk diajak bersama-sama memajukan pasangan calon. Bisa jadi meniru pilkada DKI berkongsi dengan Partai Gerindra, namun bisa jadi akan menimbang partai lain termasuk Partai Golkar, dan PDIP untuk berpasangan.

Dia mengatakan, kalau selama ini PKS terlihat yang paling adhem-adhem saat perbincangan pilkada Jateng mulai menghangat, sebetulnya tidak. Justru PKS yang pertama kali mendeklarasikan persiapan menuju pilkada Jateng dengan mengusung tiga nama itu.

Pihaknya harus tahu diri karena belum bisa maju sendiri, sehingga mau tidak mau harus membangun koalisi. Karena itu sejak dini pihaknya sudah mengintensifkan komunikasi dengan partai lain yang memiliki visi dan misi ke depan sama dengan PKS untuk membangun bangsa ini.

‘’Kalau memang calon PKS dinilai lebih memiliki kapabilitas dan juga akseptabilitas maju sebagai cagub, tentu akan lebih baik. Namun jika tidak, maka bisa saja calon PKS masuk sebagai cawagub. Atau menjadi partai pendukung, atau pengusung, semua masih sangat mungkin terjadi.

‘’Yang jelas, waktunya masih panjang dan masih banyak peluang menimbang calon dan berkoordinasi dengan partai lain untuk mengajukan calon dalam pilkada Jateng tahun 2018 mendatang,’’ kata Kamal.

Tidak hanya persiapan pilkada 2018 yang akan dilaksanakan di beberapa daerah kabupaten/kota, termasuk pilkada provinsi. Namun juga persiapan memenangkan PKS dalam pemilu legislatif sudah harus dirancang secara matang.

Seluruh kader disiapkan untuk menjalin komunikasi lebih baik dan intentif dengan masyarakat di wilayahnya masing-masing, sehingga pada saatnya masyarakat menerima dan memilih PKS sebagai partai pilihannya.

‘’Kita punya tiga target, pertama memenangkan pilkada di beberapa daerah pada 2018, memenangkan pekilu legislatif sebaga bukti kemenangan PKS, dan memenangkan pemilu presiden mendatang. Semua sudah dirancang baik dari sejak sekarang,’’ kata dia.

Sumber : Suara Merdeka

PKS Tentukan Cagub Jateng Sebelum Ramadhan

PKS Tentukan Cagub Jateng Sebelum Ramadhan

SahabatKharis.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah akan mengadakan pemilihan internal bakal calon gubernur untuk Pilgub Jateng 2018. Berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat, Pilkada serentak akan digelar para 27 Juni 2018. Sebelum bulan Ramadan, nama calon ditargetkan sudah muncul.

Ketua DPW PKS Jateng, Kamal Fauzi menyebutkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masing-masing DPD yang ada di wilayahnya.

“Kita baru mau ada pemilihan umum internal, tahapannya kita sudah sosialisasi calon-calon ke ketua-ketua DPD, selanjutnya sebelum Puasa diharapkan sudah muncul nama,” kata Kamal, Minggu (23/4).

Ia menyebutkan, saat ini telah ada tiga nama yang muncul sebagai kandidat bakal calon gubernur di internal PKS. Mereka adalah Ahmadi, Wakil Ketua DPRD Jateng; Fikri Faqih dan Abdul Kharis di mana keduanya merupakan Anggota DPR RI di Jakarta.

“Selain kader, pemilihan umum internal ini juga terbuka untuk kalangan eksternal. Semua tokoh yang ada di Jawa Tengah masuk dalam radar kami,” ucapnya.

Pihaknya sendiri mengakui, belum menentukan apakah kadernya akan maju sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur melihat perkembangan yang ada.

Terkait kemungkinan koalisi dengan partai lain, PKS mengakui akan menjalin koalisi dengan partai yang memiliki semangat yang sama.

“Tapi untuk komunikasi dengan partai lain baru person, secara kelembagaan belum melakukan komunikasi secara resmi dengan partai manapun,” bebernya.

Sumber : Merdeka

Abdul Kharis : Kemenangan Anies Sandi Adalah Kemenangan Kita Bersama

Abdul Kharis : Kemenangan Anies Sandi Adalah Kemenangan Kita Bersama

SahabatKharis.com – Anggota DPR RI asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Kharis Almasyhari mengajak kepada kader dan simpatisan PKS untuk bersyukur atas kemenangan Anies Sandi pada Pilkada DKI.  Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam acara kegiatan Kajian Purnama (Kapur) yang digelar DPD PKS Kota Solo di Kantor DPC PKS Banjarsari, Jum’at (21/4).

Mengambil tema “Kemenangan Anies Sandi adalah Kemenangan Umat Islam”, kegiatan tersebut diikuti puluhan kader dan masyarakat Banjarsari.

“Kemenangan tersebut, adalah kemenangan bagi umat Islam dan kemenangan bersama bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kharis menceritakan bahwa, Pilkada yang paling menyedot perhatian semua masyarakat Indonesia bahkan dunia, adalah Pilkada DKI. Bahkan, sampai puluhan pilkada serentak di daerah lain tidak ada gaungnya sama sekali.

“Kenapa jadi perhatian? Karena ada kasus penistaan agama yang memanaskan serta memunculkan ghiroh (semangat-red) bagi umat muslim di semua daerah. Sampai ada aksi 411, 212 dan seterusnya. Yang menjadikan rekor pengumpulan umat manusia terbesar di dunia. Ini menjadikan umat Islam bersatu,” kata dia.

Ketua Komisi I DPR RI tersebut mengungkapkan banyak hikmah besar yang dapat diambil dari Pilkada DKI, salah satunya adalah bersatunya umat Islam dapat mewujudkan kepemimpinan pemerintahan yang baik di berbagai daerah.

“Harapan besar adalah setelah Pilkada ini kita bisa bersatu karena Pilkada event lima tahunan, dan kewajiban umat Islam adalah menyiapkan pemimpin untuk menjadi pemimpin di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKS Banjarsari Amin Supodo dalam sambutannya mengatakan bahwa berkaca dari perhelatan Pilkada DKI, maka penting bagi setiap Muslim memiliki kepekaan terhadap situasi politik di negara ini.

“Umat Islam sering tidak peka jika berbicara politik. Padahal kegiatannya sama untuk memenangkan dakwah Islam, “ujarnya.

Amin menambahkan jika umat Islam sudah melek terhadap politik, maka perlu didukung dengan kemandirian finansial setiap muslim maka Islam akan berjaya dan ketergantungan terhadap pihak lain akan berkurang.

Sambut Kemenangan Anies-Sandi, Tokoh Solo Kibarkan Merah Putih

Sambut Kemenangan Anies-Sandi, Tokoh Solo Kibarkan Merah Putih

SahabatKharis.com – Sejumlah tokoh berkumpul di kediaman Mudrick M Sangidoe di Kampung Kartopuran, Serengan Solo, Kamis (20/4). Pertemuan terbatas yang dihadiri tuan rumah sekaligus Tokoh Mega-Bintang Mudrick Sangidoe, KH M Ali Naharrusyurur, dan anggota DPR RI Abdul Kharis Almasyhari untuk memanjatkan puji syukur atas kemenangan sementara Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Pertemuan singkat itu sekaligus membahas tentang perkembangan sosial, politik, dan keamanan Indonesia terkini.

Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, hasil hitung cepat yang mengunggulkan Anies-Sandi wajib disyukuri. Wakil rakyat dari PKS ini mengungkapkan, sebagai pengusung, partainya konsisten mengawal pemerintahan pasangan yang baru ini.

“Salah satunya adalah mengawal 23 janji-janji Anies-Sandi yang diusung dan dikampanyekan selama tahapan kampanye dan debat terbuka. Mulai kemarin kami sudah melakukan pembahasan program-program itu. Tim sukses juga terus mengawal proses penghitungan suara sampai KPUD,” tegasnya.

Keberhasilan Partai Gerindra-PKS memenangkan sementara putaran kedua Pilgub DKI Jakarta bakal berimbas kepada pilkada dan pilgub di daerah lain. Ia yakin keharmonisan Gerindra-PKS akan berlanjut hingga pilpres mendatang. “Doakan saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Mudrick kepada wartawan mengatakan, hasil Pilgub DKI Jakarta 2017 yang sesuai dengan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei cukup mengejutkan. Pasangan Anies-Sandi yang didukung Partai Gerindra-PKS menang cukup signifikan terhadap pasangan Ahok-Djarot yang diusung PDIP. Padahal pasangan petahana ini, dalam pilkada tahap pertama sempat unggul.

“Menurut saya Pilgub DKI Jakarta merupakan pemilu terburuk dan terbrengsek dalam sejarah NKRI. Itu pengamatan saya. Tetapi hasil hitung cepat cukup mengejutkan. Anies-Sandi malah menang sementara, ini wajib disyukuri,” tegasnya.

Atas hasil tersebut itu, pria yang dijuluki Panglima Mega-Bintang ini mengajak rakyat Indonesia mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud pemilih di DKI Jakarta, dan rakyat Indonesia seluruhnya yang teguh mencintai Tanah Air ini. Karena pilgub di DKI Jakarta harus dilalui dengan gonjang-ganjing bahkan adanya ancaman perpecahan sesama anak bangsa makanya wajib dirayakan dengan pengibaran bendera merah putih.

“Setelah ini kami akan kibarkan merah putih,” ucapnya mantap.

Dikatakan, pertemuan di rumahnya ini dalam rangka mengucapkan puji syukur atas kemenangan rakyat dalam pilgub di Jakarta. Tak ada acara hura-hura atau pesta dalam perayaan kemenangan Anies-Sandi.

Sumber : Suara Merdeka

 

TNI Sudah Kerja Keras Amankan Pilkada DKI, Kasus Iwan Bopeng Jangan Terulang

TNI Sudah Kerja Keras Amankan Pilkada DKI, Kasus Iwan Bopeng Jangan Terulang

SahabatKharis.com – Putaran kedua atau final pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih berlangsung.

Personel keamanan termasuk TNI juga sudah siap mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi warga ibukota tersebut dan keberadaan mereka harus memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat dan petugas, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mulai dari rumah menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), saat melakukan pencoblosan hingga kembali lagi ke rumah masing-masing.

Tugas yang diemban personel TNI dan Polri pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta merupakan tugas negara yang bertujuan untuk menjamin warga Jakarta aman, tenteram dan damai, tanpa tekanan dan unsur premanisme saat melaksanakan pesta demokrasi.

Kasus Iwan bopeng menjadi pelajaran serius premanisme  dan secara angkuh mengumbar ucapan keji yang menyerang petugas KPPS.

“Tugas personel TNI dan Polri adalah menjamin keamanan warga Jakarta yang akan melakukan pencoblosan di masing-masing TPS dan ingat kasus premanisme Iwan bopeng, itu jangan sampai terulang premanisme di sekitar TPS,” kata Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/4/2017).

Kharis juga menekankan bahwa “hak memilih dari warga DKI Jakarta dijamin konstitusi. Karena itu, negara harus hadir dalam memberikan rasa aman dan damai saat pelaksanaan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta”.

Sejalan dengan itu anggota DPR RI asal Solo ini juga melihat kesungguhan Panglima TNI yang memerintahkan kepada seluruh personel TNI agar melaksanakan tugas dengan profesional, terukur sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

“Laksanakan tugasmu, pelajari betul prosedur dan aturan serta jangan ragu, apapun akibatnya yang terpenting Jakarta aman, tertib dan damai. Saya jamin prajuritku tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa, karena saya sebagai Panglima TNI yang bertanggung jawab,” kata Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo memotivasi pasukannya saat apel siaga kemarin.

Gatot berharap pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

“Selamat bertugas dan selamat berjuang. Saat ini negara memanggil kalian untuk melaksanakan pengabdian yang terbaik kepada NKRI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, petunjuk, hidayah dan rahmat kepada kita semua,” tuturnya.

Dalam rangka pengamanan Pilkada putaran final kali ini diterjunkan 62.000 personel dari unsur TNI dan Polri serta Linmas yang hingga saat ini masih siaga berjaga, demi kelancaran Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sumber : harian terbit

Ratifikasi ZEE Indonesia-Filipina, Ketua Komisi I DPR: Ini Pesan Positif ke Dunia

Ratifikasi ZEE Indonesia-Filipina, Ketua Komisi I DPR: Ini Pesan Positif ke Dunia

SahabatKharis.com – MoU (memorandum of understanding) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia mengenai penetapan perbatasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) RI-Filipina dilaporkan sudah disetujui oleh Komisi I DPR. Ketua Komisi I DPR RI, Dr Abdul Kharis Al Masyhari mengatakan, ratifikasi ZEE Indonesia-Filipina dapat menjadi pesan positif ke dunia.

Proses perundingan penetapan garis batas ZEE RI-Filipina sebenarnya berjalan alot. Pasalnya perundingan ini sudah berjalan sekira 20 tahun (1994-2014). Walau sudah disepakati pada 2014, sayangnya hingga kini kesepakatan ZEE tersebut masih belum diratifikasi.

Abdul Kharis Al Masyhari menyatakan ratifikasi ZEE Filipina-Indonesia dapat mendukung hak nelayan Indonesia. Sebab, kepastian garis batas kedaulatan dapat mencegah, mengurangi, serta menghalangi tindak kejahatan illegal fishing.

“Ini pesan positif ke dunia internasional bahwa persoalan perbatasan dapat diselesaikan dengan damai berbasis hukum internasional bukan dengan cara konfrontasi militer apalagi perang,” ucap Ketua Komisi I DPR RI tersebut.

Selain masalah pencurian ikan, penetapan garis batas negara juga dapat membantu meningkatkan keamanan perairan RI. “Kemenkopolhukam dari sisi pertahanan negara akan menjadi jelas dalam menjalankan pertahanan negara memiliki dasar hukum yang jelas. Penanganan dan penangkapan dalam posisi yang tidak diperdebatkan,” tambah politikus dari Partai PKS itu.

TNI Harus Profesional dan Pastikan tidak ada Preman menekan KPPS

TNI Harus Profesional dan Pastikan tidak ada Preman menekan KPPS

SahabatKharis.com– Putaran final pemungutan suara pemilihan Gubernur DKI Jakarta tengah berlangsung. Personel keamanan termasuk TNI juga sudah siap mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi warga ibukota tersebut.

Keberadaan mereka harus memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat dan petugas KPPS mulai dari rumah menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), saat melakukan pencoblosan hingga kembali lagi ke rumah masing-masing.

Tugas yang diemban personel TNI dan Polri pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta merupakan tugas mulia, karena bertujuan untuk menjamin warga Jakarta aman, tenteram dan damai, tanpa tekanan dan unsur premanisme saat melaksanakan pesta demokrasi.

Kasus Iwan bopeng menjadi pelajaran serius premanisme menyerang petugas KPPS

“Tugas personel TNI dan Polri adalah menjamin keamanan warga Jakarta yang akan melakukan pencoblosan di masing-masing TPS dan ingat kasus premanisme Iwan bopeng, itu jangan sampai terulang premanisme di sekitar TPS” tegas Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat memantau kesiapan tim saksi di kantor DPP PKS .
Kharis juga menekankan bahwa “hak memilih dari warga DKI Jakarta dijamin konstitusi. Karena itu, negara harus hadir dalam memberikan rasa aman dan damai saat pelaksanaan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta”.

Sejalan dengan itu anggota DPR asal Solo ini juga melihat kesungguhan Panglima TNI yang memerintahkan kepada seluruh personel TNI agar melaksanakan tugas dengan profesional, terukur sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

“Laksanakan tugasmu, pelajari betul prosedur dan aturan serta jangan ragu, apapun akibatnya yang terpenting Jakarta aman, tertib dan damai. Saya jamin prajuritku tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa, karena saya sebagai Panglima TNI yang bertanggung jawab,” kata Panglima TNI JendralGatot memotivasi pasukannya saat apel siaga kemarin.

Gatot berharap pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta berjalan sesuai dengan yang direncanakan. “Selamat bertugas dan selamat berjuang. Saat ini negara memanggil kalian untuk melaksanakan pengabdian yang terbaik kepada NKRI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, petunjuk, hidayah dan rahmat kepada kita semua,” kata dia.

Dalam rangka pengamanan Pilkada putaran final kali ini diterjunkan 62.000 personel dari unsur TNI dan Polri serta Linmas.

Fraksi PKS Siap Back up Kader Menangkan Anies Sandi

Fraksi PKS Siap Back up Kader Menangkan Anies Sandi

SahabatKharis.com – Menjelang gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan sepenuhnya menjaga suara Anies-Sandi. Hal tersebut disampaikan oleh anggota FPKS, Abdul Kharis Almasyhari yang turut membersamai tim pemenangan pasangan Calon Gubernur nomer tiga tersebut.

“Memang hari-hari ini adalah yang melelahkan untuk kita semuanya, kita semua berkewajiban membackup kader di DKI Jakarta untuk pemenangan dakwah di Ibukota, Fraksi PKS menegaskan membantu sepenuhnya membersamai kader, Bersiap siaga dan menangkan dakwah,” ungkap politisi asal Solo itu.

Selain itu, Kharis mengatakan, Fraksi PKS bersama tim pemenangan Anies Sandi di seluruh pelosok Jakarta mengaku siap mengawal suara pasangan OkOce tersebut. Pihaknya berkeyakinan berdasarkan hasil survei akhir-akhir ini, Anies Sandi bakal memenangkan Pilkada putaran kedua tersebut.

“Kami bersama koordinator saksi di 117 TPS se kecamatan Gambir Jakarta pusat dan pengurus PKS Kecamatan Gambir, insyaAllah siap memenangkan dakwah memenangkan Anies-Sandi, dari Jakarta bersama membangun Indonesia,” pungkasnya.

Ajaran Pancasila Dapat Jadi Sarana Intropeksi Diri Terhadap Tantangan Bangsa

Ajaran Pancasila Dapat Jadi Sarana Intropeksi Diri Terhadap Tantangan Bangsa

SahabatKharis.com – Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Syariah Amrani, Solo, Jum’at (14/4). Dalam acara yang diikuti puluhan masyarakat tersebut, Kharis mengatakan bahwa sosialisasi Empat Pilar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kegiatan inti dari anggota DPR dan MPR.

Kharis mengatakan, pemahaman atas ajaran Pancasila dapat menjadi sarana untuk mengoreksi diri, serta siap untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan bangsa.

“Jika masyarakat terus menyegarkan pemahamannya tentang Pancasila, maka kita semua bersama akan terus menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan bangsa, juga bisa mengoreksi diri dari segala perilaku yang bertentangan dengan Pancasila,” jelasnyat.

Selain itu, Kharis juga mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan tersebut adalah amanah UU yang harus dilakukan.

“Dengan adanya pemahaman Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa serta turunan aturan peraturan perundangannnya, maka bisa menjadi benteng kita dalam menghadapi tantangan bangsa baik domestik maupun global,” ujarnya. 

Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan bahwa sosialisasi dilakukan agar masyarakat Indonesia semakin cinta kepada negaranya, tumbuh karakter kebangsaan yang kuat, memahami kebhinnekaan dan kedaulatan bangsa.

“Jika masyarakat menjalankan empat pilar dengan baik, maka rakyat memilik peran dan andil dalam pembangunan empat pilar bangsa tersebut,” pungkas legislator asal Dapil V Jawa Tengah itu.

Berita Foto : Sosialisasi Empat Pilar Bersama Masyarakat Solo

Berita Foto : Sosialisasi Empat Pilar Bersama Masyarakat Solo

SahabatKharis.com – Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari melakukan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Hotel Syariah Amrani Solo, Jum’at (14/4).

Dalam acara yang diikuti puluhan masyarakat tersebut, Kharis mengatakan bahwa sosialisasi Empat Pilar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kegiatan inti dari anggota DPR MPR.

Berikut foto-fotonya :

Sosialisasi empat pilar bersama masyarakat Solo

Sosialisasi empat pilar bersama masyarakat Solo

Puluhan peserta sosialisasi mengikuti kegiatan sosialisasi empat pilar

Puluhan peserta sosialisasi mengikuti kegiatan sosialisasi empat pilar

Abdul Kharis menyampaikan sosialisasi empat pilar kepada masyarakat

Abdul Kharis menyampaikan sosialisasi empat pilar kepada masyarakat