Abdul Kharis : Kemenangan Anies Sandi Adalah Kemenangan Kita Bersama

Abdul Kharis : Kemenangan Anies Sandi Adalah Kemenangan Kita Bersama

SahabatKharis.com – Anggota DPR RI asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Kharis Almasyhari mengajak kepada kader dan simpatisan PKS untuk bersyukur atas kemenangan Anies Sandi pada Pilkada DKI.  Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam acara kegiatan Kajian Purnama (Kapur) yang digelar DPD PKS Kota Solo di Kantor DPC PKS Banjarsari, Jum’at (21/4).

Mengambil tema “Kemenangan Anies Sandi adalah Kemenangan Umat Islam”, kegiatan tersebut diikuti puluhan kader dan masyarakat Banjarsari.

“Kemenangan tersebut, adalah kemenangan bagi umat Islam dan kemenangan bersama bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kharis menceritakan bahwa, Pilkada yang paling menyedot perhatian semua masyarakat Indonesia bahkan dunia, adalah Pilkada DKI. Bahkan, sampai puluhan pilkada serentak di daerah lain tidak ada gaungnya sama sekali.

“Kenapa jadi perhatian? Karena ada kasus penistaan agama yang memanaskan serta memunculkan ghiroh (semangat-red) bagi umat muslim di semua daerah. Sampai ada aksi 411, 212 dan seterusnya. Yang menjadikan rekor pengumpulan umat manusia terbesar di dunia. Ini menjadikan umat Islam bersatu,” kata dia.

Ketua Komisi I DPR RI tersebut mengungkapkan banyak hikmah besar yang dapat diambil dari Pilkada DKI, salah satunya adalah bersatunya umat Islam dapat mewujudkan kepemimpinan pemerintahan yang baik di berbagai daerah.

“Harapan besar adalah setelah Pilkada ini kita bisa bersatu karena Pilkada event lima tahunan, dan kewajiban umat Islam adalah menyiapkan pemimpin untuk menjadi pemimpin di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKS Banjarsari Amin Supodo dalam sambutannya mengatakan bahwa berkaca dari perhelatan Pilkada DKI, maka penting bagi setiap Muslim memiliki kepekaan terhadap situasi politik di negara ini.

“Umat Islam sering tidak peka jika berbicara politik. Padahal kegiatannya sama untuk memenangkan dakwah Islam, “ujarnya.

Amin menambahkan jika umat Islam sudah melek terhadap politik, maka perlu didukung dengan kemandirian finansial setiap muslim maka Islam akan berjaya dan ketergantungan terhadap pihak lain akan berkurang.

Sambut Kemenangan Anies-Sandi, Tokoh Solo Kibarkan Merah Putih

Sambut Kemenangan Anies-Sandi, Tokoh Solo Kibarkan Merah Putih

SahabatKharis.com – Sejumlah tokoh berkumpul di kediaman Mudrick M Sangidoe di Kampung Kartopuran, Serengan Solo, Kamis (20/4). Pertemuan terbatas yang dihadiri tuan rumah sekaligus Tokoh Mega-Bintang Mudrick Sangidoe, KH M Ali Naharrusyurur, dan anggota DPR RI Abdul Kharis Almasyhari untuk memanjatkan puji syukur atas kemenangan sementara Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Pertemuan singkat itu sekaligus membahas tentang perkembangan sosial, politik, dan keamanan Indonesia terkini.

Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, hasil hitung cepat yang mengunggulkan Anies-Sandi wajib disyukuri. Wakil rakyat dari PKS ini mengungkapkan, sebagai pengusung, partainya konsisten mengawal pemerintahan pasangan yang baru ini.

“Salah satunya adalah mengawal 23 janji-janji Anies-Sandi yang diusung dan dikampanyekan selama tahapan kampanye dan debat terbuka. Mulai kemarin kami sudah melakukan pembahasan program-program itu. Tim sukses juga terus mengawal proses penghitungan suara sampai KPUD,” tegasnya.

Keberhasilan Partai Gerindra-PKS memenangkan sementara putaran kedua Pilgub DKI Jakarta bakal berimbas kepada pilkada dan pilgub di daerah lain. Ia yakin keharmonisan Gerindra-PKS akan berlanjut hingga pilpres mendatang. “Doakan saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Mudrick kepada wartawan mengatakan, hasil Pilgub DKI Jakarta 2017 yang sesuai dengan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei cukup mengejutkan. Pasangan Anies-Sandi yang didukung Partai Gerindra-PKS menang cukup signifikan terhadap pasangan Ahok-Djarot yang diusung PDIP. Padahal pasangan petahana ini, dalam pilkada tahap pertama sempat unggul.

“Menurut saya Pilgub DKI Jakarta merupakan pemilu terburuk dan terbrengsek dalam sejarah NKRI. Itu pengamatan saya. Tetapi hasil hitung cepat cukup mengejutkan. Anies-Sandi malah menang sementara, ini wajib disyukuri,” tegasnya.

Atas hasil tersebut itu, pria yang dijuluki Panglima Mega-Bintang ini mengajak rakyat Indonesia mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud pemilih di DKI Jakarta, dan rakyat Indonesia seluruhnya yang teguh mencintai Tanah Air ini. Karena pilgub di DKI Jakarta harus dilalui dengan gonjang-ganjing bahkan adanya ancaman perpecahan sesama anak bangsa makanya wajib dirayakan dengan pengibaran bendera merah putih.

“Setelah ini kami akan kibarkan merah putih,” ucapnya mantap.

Dikatakan, pertemuan di rumahnya ini dalam rangka mengucapkan puji syukur atas kemenangan rakyat dalam pilgub di Jakarta. Tak ada acara hura-hura atau pesta dalam perayaan kemenangan Anies-Sandi.

Sumber : Suara Merdeka

 

TNI Sudah Kerja Keras Amankan Pilkada DKI, Kasus Iwan Bopeng Jangan Terulang

TNI Sudah Kerja Keras Amankan Pilkada DKI, Kasus Iwan Bopeng Jangan Terulang

SahabatKharis.com – Putaran kedua atau final pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih berlangsung.

Personel keamanan termasuk TNI juga sudah siap mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi warga ibukota tersebut dan keberadaan mereka harus memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat dan petugas, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mulai dari rumah menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), saat melakukan pencoblosan hingga kembali lagi ke rumah masing-masing.

Tugas yang diemban personel TNI dan Polri pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta merupakan tugas negara yang bertujuan untuk menjamin warga Jakarta aman, tenteram dan damai, tanpa tekanan dan unsur premanisme saat melaksanakan pesta demokrasi.

Kasus Iwan bopeng menjadi pelajaran serius premanisme  dan secara angkuh mengumbar ucapan keji yang menyerang petugas KPPS.

“Tugas personel TNI dan Polri adalah menjamin keamanan warga Jakarta yang akan melakukan pencoblosan di masing-masing TPS dan ingat kasus premanisme Iwan bopeng, itu jangan sampai terulang premanisme di sekitar TPS,” kata Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/4/2017).

Kharis juga menekankan bahwa “hak memilih dari warga DKI Jakarta dijamin konstitusi. Karena itu, negara harus hadir dalam memberikan rasa aman dan damai saat pelaksanaan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta”.

Sejalan dengan itu anggota DPR RI asal Solo ini juga melihat kesungguhan Panglima TNI yang memerintahkan kepada seluruh personel TNI agar melaksanakan tugas dengan profesional, terukur sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

“Laksanakan tugasmu, pelajari betul prosedur dan aturan serta jangan ragu, apapun akibatnya yang terpenting Jakarta aman, tertib dan damai. Saya jamin prajuritku tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa, karena saya sebagai Panglima TNI yang bertanggung jawab,” kata Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo memotivasi pasukannya saat apel siaga kemarin.

Gatot berharap pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

“Selamat bertugas dan selamat berjuang. Saat ini negara memanggil kalian untuk melaksanakan pengabdian yang terbaik kepada NKRI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, petunjuk, hidayah dan rahmat kepada kita semua,” tuturnya.

Dalam rangka pengamanan Pilkada putaran final kali ini diterjunkan 62.000 personel dari unsur TNI dan Polri serta Linmas yang hingga saat ini masih siaga berjaga, demi kelancaran Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sumber : harian terbit