Serangan Malware Wannacry, Indonesia Butuh Badan Siber

Serangan Malware Wannacry, Indonesia Butuh Badan Siber

SahabatKharis.com – Serangan teror siber malware ransomware wannacry menjadi trending dan membuat panik masyarakat di 99 negara, termasuk Indonesia.

Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, sejauh ini penanganan dan pengawasan terhadap permasalahan siber nasional masih bersifat sektoral di lingkup kementerian/kelembagaan dan belum bersifat koordinatif. Belum ada badan yang mampu mengkoordinasikan secara integral.

“Indonesia yang merupakan negara dengan wilayah sangat luas berikut jumlah pengguna internet sepertiga lebih dari jumlah penduduk, sangat disayangkan belum memiliki Badan Siber Nasional. Sebagai rujukan, sejumlah negara telah memandang keberadaan badan siber sebagai lembaga yang urgen dan harus ada dalam konteks pengamanan negara,” ujar Kharis.

Amerika Serikat misalnya, sudah membentuk kekuatan pertahanan siber pada tahun 2008 dan memiliki akses langsung ke presiden. Singapura juga telah membentuk badan siber pada tahun 2009. Karena itu, melihat berbagai permasalahan siber seperti pembajakan web dan maraknya serangan virus, Kharis mendesak pemerintah agar segera membentuk Badan Siber Nasional.

Menurut Kharis, Badan Siber Nasional ini bertugas menghadapi siber war dan perang digital di dunia maya, serta perlindungan terhadap keamanan data negara dan warga. Badan Siber Nasional tidak hanya fokus pada defence tapi juga public utilities. Pada saat yang sama, masyarakat juga diimbau agar memiliki kesadaran untuk melindungi data pribadinya.

Sumber : Republika