Gelar Wayang Kulit Bersama Kominfo, Kharis Inginkan Seni Budaya Sebagai Pemersatu Bangsa

Gelar Wayang Kulit Bersama Kominfo, Kharis Inginkan Seni Budaya Sebagai Pemersatu Bangsa

SahabatKharis.com – Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Komisi I DPR RI menyelenggarakan Pentas Pertunjukan Rakyat Wayang Kulit semalam suntuk. Kegiatan yang digelar di Lapangan desa Trasan, Juwiring, Klaten pada hari Sabtu (16/2) menghadirkan dalang Ki Sigit Isrutianto,S.Sn dengan lakon Sasaji Rojo Suyo.

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia tidak menjadi alasan masyarakat untuk terpecah belah, sebaliknya harus menjadi kekuatan dan kekayaan khasanah budaya bangsa.

“Bukan hanya sekedar seni, namun kebudayaan yang sangat banyak di Indonesia termasuk pagelaran wayang kulit ini memiliki satu nilai yang sama dengan budaya yang lain yaitu sarana pemersatu bangsa,” ujarnya.

Kharis menambahkan, masyarakat seharusnya bisa lebih mencintai budaya tradisional seperti wayang daripada budaya-budaya asing yang menyerbu bangsa Indonesia.

“Kemarin di Solo, kami juga hadirkan sinden dari Hungaria namanya Dora Gyorfy, betapa dia sangat cinta dengan budaya jawa yaitu karawitan. Eh, malah anak Indonesia lebih suka dengan budaya asing seperti K-pop daripada budaya lokal. Maka saya sangat apresiasi kepada masyarakat yang hadir di wayang kulit ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menkominfo, Henri Subiakto meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax. Masyarakat diminta lebih kritis dan selektif dalam menerima informasi.

Henry mengakui fenomena hoax sudah mewabah di berbagai daerah. Wabah ini melibatkan berbagai kegiatan, baik dari produksi maupun penyebaran konten berita. Celakanya, banyak masyarakat yang mudah percaya informasi tersebut.

“Akibatnya, korban hoax hidup penuh kecemasan, berpikir tidak rasional, penuh kebencian, dan mudah berkonflik dengan siapa pun yang berbeda pandangan,” tambahnya.