Kapal Motor Cepat Kodam Jaya Tenggelam, DPR Sarankan Investigasi

Kapal Motor Cepat Kodam Jaya Tenggelam, DPR Sarankan Investigasi

SahabatKharis.com – Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan duka cita atas kecelakaan laut Kapal KMC milik Kodam Jaya yang tenggelam di Kepulauan Seribu. Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/3/2018) hari ini, sekitar pukul 11.00 WIB.

KMC milik Kodam Jaya diketahui tiba di Pulau Seribu untuk persiapan hari ulang tahun (HUT) ke-72 Persatuan Istri Prajurit (Persit) yang juga dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Kharis berharap peristiwa yang terjadi tak terulang lagi.

“Atas peristiwa ini saya menyampaikan duka cita mendalam, semoga segera dan cepat di berikan pertolongan. Saya harap ada investigasi mendalam kenapa terjadi. Apakah faktor alam atau apa, harapan saya tak terulang lagi,” kata Abdul Kharis dalam keterangan tertulis kepada Wartawan di Jakarta.

Politisi PKS ini merasa prihatin atas musibah itu. Sebab kata dia, dalam beberapa hari sudah dua musibah yang menghampiri.

“Berbagai faktor bisa berpengaruh baik cuaca, manusia dan alatnya, rasanya kesedihan kita belum usai kemarin musibah Satu unit tank M113 milik TNI AD tenggelam di Sungai Bogowonto, Purworejo, Sabtu (10/3/2018), hari ini kapal motor TNI.”

“Keprihatinan mendalam semoga tidak ada korban jiwa, semua penumpang saya harap selamat semua, perlu segera dilakukan pengecekan menyeluruh dan terintegrasi semua alutsista TNI,” lanjut Kharis

Sumber : kabar news

Komisi I Berniat Datangi Lokasi Kecelakaan Tank di Purworejo

Komisi I Berniat Datangi Lokasi Kecelakaan Tank di Purworejo

SahabatKharis.com -Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan duka cita atas peristiwa kecelakaan tank di Purworejo, Jawa Tengah. Dia berharap peristiwa ini tak terulang lagi.

“Atas peristiwa ini kepada prajurit yang gugur dan guru yang meninggal saya menyampaikan duka cita mendalam. Saya harap ada investigasi mendalam kenapa terjadi. apakah faktor alam atau apa, harapan saya tak terulang lagi,” kata Abdul Kharis saat dihubungi, Minggu (11/3/2018).
“TNI mendekatkan diri ke masyarakat kan sudah lama. Dahulu kita kalau mau ada acara outdoor sering minta instruktur dari TNI, pinjam alat seperti tenda dari TNI, juga pinjam truk untuk angkutan,” ujarnya.
Abdul berpendapat, kegiatan mengikutsertakan anak PAUD dan TK menumpangi kendaraan tempur (ranpur) sebagai bagian mendekatkan diri TNI kepada masyarakat. Upaya mendekatkan diri TNI kepada masyarakat menurutnya sudah terjadi sejak lama.
“Kami berencana ke sana lakukan kunjungan. Komisi ada rencana, Kamis ke sana. Atau waktunya kita bahas lagi. Kita ingin dengar dari mereka seperti apa,” ujar Abdul.”Terkait acara ini mungkin tujuannya mendekatkan tentara dengan anak TK. Saya yakin tujuannya baik. Hanya mungkin perlu dipersiapkan peralatan dan keamanannnya. Karena ini untuk masyarakat,” sambung politikus PKS ini.

Dia mengatakan Komisi I dalam waktu dekat akan mendatangi lokasi kecelakaan tank yang terperosok ke aliran Sungai Bogowonto, Sabtu (10/3) siang. Komisi I berencana mendengar penjelasan dari Yonif Mekanis Raider 412/6/2 terkait peristiwa tersebut.
Dalam insiden ini mengakibatkan satu personel TNI AD, Pratu Randi Suryadi, dan Ketua Yayasan TK Ananda, Iswandari, meninggal dunia. Pihak Kostrad sedang menginvestigasi insiden ini. Pihak Kostrad juga menyatakan siap bertanggung jawab dan menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga korban dan masyarakat terkait insiden ini.

Sumber : detik.com