Surat Pemecatan Bocor, Apa Dampaknya bagi Dokter Terawan?

Surat Pemecatan Bocor, Apa Dampaknya bagi Dokter Terawan?

SahabatKharis.com – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyayangkan bocornya surat Keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (MKEK PB IDI) terkait pemecatan sementara dokter Terawan Agus Putranto ke masyarakat. Hal tersebut membuat nama Terawan tercemar.

Dalam surat keputusan tertanggal 12 Februari 2018, MKEK menetapkan dokter Terawan terbukti melakukan pelanggaran etik. Bobot pelanggaran etik kedokterannya berat. Diikuti dengan sanksi pemecatan sementara sebagai anggota IDI selama 12 bulan.

Bocornya surat tersebut tak hanya berpengaruh pada nama dokter Terawan, menurut Abdul institusi yang dipimpin dokter spesialis radiologi konsultan tersebut yakni RSPAD Gatot Soebroto pun ikut tercemar atas kejadian ini.

“Sebagai mitra kami, jelas RSPAD dalam hal ini tercemar, dicemarkan nama baiknya dengan beredarnya keputusan MKEK,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu dalam konferensi pers bersama Terawan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, ditulis Kamis (5/4/2018).

Seharusnya, surat putusan sanksi tersebut merupakan hal internal antara MKEK dengan PB IDI. “Saya kira ini yang jadi masalah. Siapa yang mengedarkan ini,” katanya lagi.

Hingga kunjungan Komisi I DPR tersebut, dokter Terawan belum menerima surat yang viral beredar di masyarakat. Dalam surat tersebut, pria kelahiran Yogyakarta, 5 Agustus 1964 dianggap melanggar kode etik kedokteran.

“Saya ndak menanggapi surat itu karena saya tidak dapat suratnya,” kata dokter Terawan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).

Oleh karena belum menerima surat apa pun terkait pemecatan dari keanggotaan IDI, dokter Terawan masih menjabat sebagai kepala RSPAD Gatot Soebroto dan tetap berpraktik. Hal itu sampaikan Abdul di kesempatan yang sama.

“Dokter Terawan tetap sebagai Kepala RSPAD, tetap berjalan seperti biasa,” kata Abdul.

Sumber : Liputan 6

Abdul Kharis: Obsession Awards Lahirkan Banyak Tokoh Berprestasi

Abdul Kharis: Obsession Awards Lahirkan Banyak Tokoh Berprestasi

SahabatKharis.com – Penghargaan Obsession Awards 2018 dari Obsession Media Group (OMG) untuk kategori Best Achiever in Legislators kepada Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari diserahkan di ruang kerjanya di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2018). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemimpin  Redaksi Situs Berita Obsessionnews.com Arief Sofiyanto.

Kepada redaksi Obsessionnews.com, Kharis menyampaikan banyak terima kasih atas penghargaan ini. Baginya penghargaan ini memberikan pesan tanggung jawab yang besar kepada dirinya sebagai anggota dewan untuk lebih giat lagi dalam bekerja menjalankan tugasnya.

“Ssya ucapkan terima kasih atas pemberian awards ini kepada saya katagori Best Achiever in Legislators oleh Obsession Media Group (OMG). Mudah-mudahan dengan penghargaan ini saya bisa meningkatkan pekerjaan saya. Saya bisa mempertahankan amanah ini dengan baik, dan bisa memberikan manfaat banyak kepada masyarakat bangsa dan negara,” ujarnya.

Politisi PKS ini juga berharap ajang Obsession Awards selalu bisa melahirkan para tokoh berprestasi. Sebagai media di hari ulang tahunnya yang ke-14 tahun, OMG, kata dia, sudah banyak memberikan peran kepada bangsa ini, dengan terus memberikan semangat kepada masyarakat untuk selalu berkarya sesuai dengan bidang masing-masing.

“Diharapkan ke depan OMG semakin maju, tidak lelah untuk terus mendorong masyarakat untuk lebih giat dalam bekerja dan berkarya membangun bangsa ini. Tentunya selalu menebarkan inspirasi,” jelasnya.

Sebelumnya penganugerahan “Obsession Awards 2018” dan “Women’ Obsession Awards 2018” diselenggarakan oleh OMG di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018). Penghargaan ini diberikan kepada para tokoh yang berprestasi dan inspiratif.

Juga diberikan kepada sejumlah perusahaan dan lembaga negara  yang berkinerja cemerlang sepanjang 2017. Dalam acara tersebut Menteri Perindustrian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berhalangan hadir.

Selain Abdul Kharis, untuk katagori Best Achiever in Legislators juga diberikan kepada anggota DPR lain, yakni Ahmad Riza Patria, Reni Marlinawati, Ahmad Basarah, Jhonny G Plate, Risa Mariska, dan juga Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Obsession Awards merupakan agenda tahunan OMG, penerbit Majalah Men’s Obsession , Majalah Women’s Obsession, Situs Berita Obsession News, dan Situs Berita  Muslim Obsession.

Ketua Komisi I DPR Sidak RSPAD Tuntaskan Masalah Dokter Terawan

Ketua Komisi I DPR Sidak RSPAD Tuntaskan Masalah Dokter Terawan

SahabatKharis.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan  Rakyat  Republik  Indonesia (DPR RI), Abdul Kharis Almasyhari secara mendadak setelah rapat internal mengajak jajaran anggota komisi nya menyambangi Dokter Terawan Agus di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/4/2018) siang.

“Saya kira dalam dua hari ini kita dikejutkan dengan putusan MKEK terkait dengan apa yang ada di RSPAD dalam hal ini Dokter Terawan untuk memberikan support moral sekalian memberikan pesan pada khalayak bahwa ada hal-hal yang berkaitan dengan temuan terbaru,” Ujarnya di dalam Ruang Rapat Gedung Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.

Politisi asal Partai Keadilan  Sejahtera (PKS) ini menuturkan bahwa berita yang telah viral akhir-akhir ini telah viral di sosial media akhirnya mendapat penjelasan bahwa sebenarnya penjelasan sesungguhnya belum mendapatkan keputusan apapun dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kedatangan Komisi I dikatakan oleh Politisi asal Solo tersebut sebagai Mitra komisi bersama Menhan yang membawahi RSPAD Gatot Subroto.

“Kenapa kami datang, karena RSPAD merupakan mitra kami dibawah Kemenhan yang sampai hari ini ternyata belum ada keputusan apapun sebagaimana yang beredar informasi bahwa dokter Terawan telah dipecat atau diberhentikan,”jelasnya.

Komisi I DPR RI dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari melakukan kunjungan lapangan le RSPAD Angkatan Darat Gatot Soebroto terkait pemecatan Dokter Terawan oleh IDI, Rabu, 4 April 2018. #Komisi1 #SidakDPR

Komisi I DPR RI dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari melakukan kunjungan lapangan le RSPAD Angkatan Darat Gatot Soebroto terkait pemecatan Dokter Terawan oleh IDI, Rabu, 4 April 2018.

Selanjutnya Politisi yang gemar olahraga  bersepeda  ini menjelaskan terkait keputusan yang diterima ini seharusnya rekomendasi dari Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) yang bersifat rahasia. Tapi karena ada sesuatu yang rahasia tersebut malah disebarkan dan ini nantinya akan menjadi sebuah masalah terkait dengan UU ITE.

Di sisi lain, Dokter Terawan yang disambangi oleh Komisi I dirasakannya sangat terhibur karena ia merasa sedih dan hanya ingin bekerja yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Dengan bicara yang sedikit terbata-bata Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen dr Terawan Agus Putranto merasa bingunb dengan pemecatannya yang dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Saya tidak menanggapi surat itu, karena memang saya tidak terima suratnya. Sampai detik ini saya tidak mendapatkan surat (pemecatan dari IDI) yang ditujukan ke saya,” ungkap Terawan di gedung RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Dokter Terawan dipecat karena melakukan sejumlah pelanggaran etik yakni mengiklan, memuji diri, serta menjanjikan kesembuhan kepada pasien. Metode penyembuhan dokter Terawan yakin Digital Subtraction Angiography (DSA) atau cuci otak juga jadi persoalan karena berbeda dengan dokter-dokter yang lain.

Menurutnya tuduhan melanggar etik itu tidak tepat karena bertolak belakang dengan karirnya di organisasi dokter militer dunia atau International Committee on Military Medicine (ICMM), yang menaungi 114 negara.

“Saya juga bingung bagaimana reputasi saya seorang pimpinan dokter militer dunia dituduh tidak punya etika sebenarnya itu sangat menyakitkan untuk diri saya. Ini berkaitan karena tuduhannya etik, saya bingung membawa nama negara tapi diperlakukan seperti itu,” tutupnya