Author Archives: adminkharis

Ketua Komisi 1 DPR RI : Yahya Staquf itu Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

Ketua Komisi 1 DPR RI : Yahya Staquf itu Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

SahabatKharis.com – Yahya Cholil Staquf menjadi pembicaraan bukan karena prestasi tapi karena arogansi dirinya yang datang ke Israel, dengan alasan memenuhi undangan konferensi hubungan Yahudi-Amerika di Yerusalem Palestina, yang jelas secara langsung atau tidak langsung telah merusak jalan diplomasi Palestina yang telah ditempuh oleh Indonesia sejak lama.

” Kemarin, Indonesia baru dapat amanah terpilih menjadi salah satu anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB belum sempat bekerja kita dibuat malu didepan dunia internasional dengan arogansi seorang Staquf yang nota bene anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang menghadiri konferensi Yahudi di Israel, semoga ada sikap tegas Presiden Jokowi terhadap Staquf, jelas sekali Staquf telah menyakitkan Palestina dan Indonesia bahkan dunia Islam” tegas Abdul Kharis Almasyhari dalam keterangan persnya sebagai Ketua Komisi 1 DPR RI.

Anggota Legislatif asal PKS ini menegaskan kembali posisi Staquf yang tidak bisa begitu saja mengatasnamakan pribadi, namun secara pasti tidak dapat dilepaskan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Harus ada langkah tegas dari Istana, karena ini jelas membuat blunder diplomasi politik internasional yang kuat dan telah dibangun dalam membersamai Palestina.

” Istana harus jelaskan sejelas-jelasnya, dimana posisi Presiden Jokowi terhadap langkah Staquf, sudah clear posisi kita bersama Palestina jadi rusak karena nila setitik yang ditorehkan Staquf, lihat reaksi Palestina melalui Fatah dan Hamas, jelas ini blunder diplomasi dan ketidak mampuannya Istana menertibkan staf dan orang disekelilingnya Presiden” tegas Kharis.

Anggota DPR asal Solo ini juga mengingatkan hubungan diplomatik yang kuat dengan Palestina selama ini telah dilanjutkan dengan baik oleh pemerintahan Jokowi melalui langkah-langkah politik luar negeri yang terimplementasi dalam kebijakan kementerian luar negeri yang merupakan mitra kerja komisi 1 DPR RI.

“Setiap saat kita bicara Palestina dengan Ibu Menlu, ditegaskan dan diingatkan terus kepercayaan besar Palestina kepada Indonesia menjadi kunci Indonesia dipercaya oleh negara-negara Muslim sehingga Indonesia memegang posisi penting lobi di dunia internasional jangan sampai kepercayaan itu hilang karena nila setitik tadi. Siapapun dan atas nama apapun seharusnya dia bisa menempatkan diri di mana dan kapan harus mengambil tindakan yang tepat terkait Palestina, apalagi di saat situasi di sana sedang memanas pasca tewasnya ratusan warga dan ribuan yang terluka di Gaza. ” tutup Kharis mengingatkan.

Ketua Komisi 1 DPR RI kutuk keras pelaku bom di Surabaya dan harus ada upaya cegah dini agar teror tak terulang

Ketua Komisi 1 DPR RI kutuk keras pelaku bom di Surabaya dan harus ada upaya cegah dini agar teror tak terulang

 

SahabatKharis.com – Biadab!!! Tegas Ketua Komisi 1 DPR RI menyikapi Ledakan bom yang terjadi di sejumlah lokasi di Surabaya Jawa Timur, Ahad (13/5/2018).

Setiap teror bom selalu menyisakan duka yang jelas tak terelakkan bagi korban dan keluarganya. Belasungkawa pun sudah selayaknya turut kita sampaikan beserta dukungan untuk keluarga para korban.” Duka yang paling dalam untuk seluruh korban” ujar Kharis.

Kharis menambahkan kita orang Indonesia tidak boleh takut dan termakan teror pelaku, karenanya kita harus bersatu dan bersama membangun kesadaran bahwa teror ,pelaku dan orang dibelakangnya adalah musuh kita, oleh karena itu anggota DPR RI asal Solo ini berharap hadirnya sinergi antar lembaga untuk menganalisa penyebab serta mengasup rekomendasi kebijakan secara utuh.

Secara khusus Komisi I berharap meningkatnya kapasitas deteksi dan peringatan dini dari aparat intelijen ditingkatkan sekaligus kapasitas cegah tangkal dini aparat keamanan terutama di pusat keramaian warga.

“Ini tidak bisa diterima. Baru saja Tragedi Mako Brimob, Aparat keamanan harus mengungkap identitas pelaku dan aktor pemikir di balik aksi pemboman tersebut tanpa mengaitkannya dengan agama tertentu karena ini kejahatan terhadap kemanusiaan” tegas anggota Fraksi PKS ini.

“Siapapun master mind atau dalangnya saya katakan kepada mereka, hentikan aksi terorisme ini!”

“Saya mengutuk keras aksi pemboman tersebut, bagaimanapun dan apapun motif pelaku melakukan aksi tersebut merupakan aksi penistaan terhadap kemanusiaan. Apalagi pemboman dilakukan saat ummat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan” jelas Kharis menutup keterangannya.

Ketua Komisi 1 DPR RI: Simpati dan Doa untuk perjuangan Warga Gaza dan Kutuk Keras AS atas pembukaan Kedubesnya di Yerusalem

Ketua Komisi 1 DPR RI: Simpati dan Doa untuk perjuangan Warga Gaza dan Kutuk Keras AS atas pembukaan Kedubesnya di Yerusalem

 

SahabatKharis.com – Hari ini kita menyaksikan di Palestina ada dua peristiwa besar, di perbatasan Gaza puluhan warga Palestina di bantai Zionis Israel dan ribuan orang terluka, di Yerussalem Palestina, AS dengan ke angkuhannya membuka kantor kedutaannya di tanah Palestina untuk negara penjajah Israel.

Sebagai Ketua komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras langkah AS tersebut dan menyampaikan duka mendalam kepada warga Palestina di Gaza yang menjadi korban kebiadaban Israel

” Duka yang mendalam kepada warga Palestina di Gaza, mereka gigih memperjuangkan kemerdekaan sebagai sebuah bangsa, namun disisi lain AS mengamini pembantaian itu dengan membuka kantor di Yerusalem tanah Rakyat Palestina” jelas Kharis dalam keterangan tertulis kepada media Selasa, 15 Mei 2018.

Langkah AS seperti membuka kotak Pandora krisis timur tengah yang kian meruncing dan melampaui batas kemanusiaan , dimana
128 negara menentang langkah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, termasuk Indonesia. hal itu jelas sekali menunjukkan sikap arogan AS dan tidak menghormati PBB dan Majelisnya sebagai kesepakatan negara dunia.

“Saya mengutuk dan mengecam langkah Amerika Serikat yang tidak menghormati putusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB, bagaimana kami akan menghormati langkah anda jika anda tidak menjalankan dan menerima keputusan seakan kami 128 negara tidak ada” tegas Kharis yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PKS ini.

Langkah sepihak AS memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv, jelas mengganggu perdamaian dunia yang selama ini diperjuangkan Amerika juga

“AS telah melewati garis merah batas perdamaian di Palestina dan kawasan Timur Tengah yang merupakan langkah awal kehancuran bagi perdamaian yang Amerika sendiri menggagasn ya, perlawanan akan semakin masif, semua negara Islam bersama Palestina dan 128 negara yang lain juga, Amerika harus menghentikan langkahnya”, tegas Kharis Anggota DPR RI asal Solo ini.

Kharis juga mengingatkan bahwa Yerusalem bukan lah milik Israel apalagi AS sehingga Negeri Paman Sam juga tidak berhak untuk memutuskan apakah Yerusalem menjadi bagian dari Israel atau bukan.

“Siapa yang memberi AS hak untuk memutuskan bahwa Yerusalem adalah bagian dari Israel? Yerusalem bukan milik AS. Hormati PBB dan tarik kedutaan AS dari Yerusalem !!!” tegas Kharis.

Yerusalem atau AlQuds di Palestina merupakan salah satu tanah suci ummat Islam, negara-negara Timur Tengah dan juga negara-negara Islam akan selalu menempatkan Palestina sebagai perhatian utama dalam kebijakan luar negeri. “Sesuai pembukaan UUD 1945 Indonesia akan selalu didepan dalam perdamaian dunia dan kemerdekaan suatu bangsa sudah jelas menjadikan Palestina sebagai arus isu utama dalam kebijakan luar negeri senafas dengan konstitusi kita” tutup Kharis.

Ketua Komisi 1 DPR RI Dukung Aksi Damai Solidaritas Indonesia Untuk Palestina

SahabatKharis.com – Aksi damai solidaritas Indonesia untuk Palestina di lapangan Monas,  Jakarta Pusat dikabarkan akan dihadiri ratusan ribu masyarakat.

Merespon hal tersebut,  Ketua Komisi I Dewan Perwakilan  Rakyat  Republik Indonesia  (DPR RI) mengaku sangat mendukung kegiatan aksi damai untuk Kemerdekaan Palestina.

” Saya sangat mendukung kegiatan tersebut terlebih hal ini  senafas dengan Pembukaan UUD 1945 Kemerdekaan setiap bangsa adalah perjuangan kita, jadi aksi damai ini adalah protes keras kita kepada AS dan Israel bahwa Indonesia bersama Palestina, aksi ini saya kira akan di ikuti Jutaan Massa Damai yang Cinta Palestina dan anti Penjajahan,” ujar Kharis biasa Politisi ini disapa dalam keterangan tertulisnya  di Jakarta,  Jumat (11/5), Pagi.

Dirinya optimis bahwa aksi damai tersebut sangatlah efektif dalam menyampaikan aspirasi untuk membela Palestina dari penindasan Zionis Israel.

” Kegiatan ini murni menyuarakan solidaritas untuk Palestina damai dan kita di Indonesia jelas dari berbagai segmen, silahkan berbagai pihak hadir sebagai wujud kebersamaan kita mendukung Palestina dan Membebaskan Baitul Maqdis, karena itu silahkan semua hadir dari Presiden, Wapres, semua yang Cinta Palestina sampai rakyat biasa juga boleh hadir, ” kata Kharis.

Terkait pengaruh dari aksi terhadap dunia internasional,  Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  ini optimis tidak akan berdampak negatif bagi negara terlebih Indonesia  memang dikenal sebagai penganut politik bebas aktif.

” Indonesia itu menganut politik bebas aktif dan jelas kita juga dorong selain aksi damai juga Desember tahun lalu bersama 128 Anggota Majelis Umum PBB kita tolak rencana AS buka dubes di Jerusalem, kita juga dorong OKI dan semua negara yang mendukung kemerdekaan Palestina,” tegas politisi yang gemar berolahraga sepeda ini.

Dirinya mengaku yakin dalam kegiatan tersebut pihak aparat hukum terkait juga telah mempersiapkan hal-hal yang diperlukan agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar tertib dan tidak mengganggu ketertiban serta kelancaran masyarakat lain.

” Saya yakin panitia, Polri dan TNI sudah siap menghadirkan dan menjaga keamanan aksi damai ini, saya kira semua pihak termasuk peserta hadir dengan semangat damai mendukung Palestina dan menolak kebijakan AS yang akan membuka kedutaannya di Jerusalem, kita menolak segala penjajahan di muka bumi dan semua pihak menghormati resolusi PBB,” tandas putra daerah Jawa Tengah ini.

Ketua Komisi 1 DPR RI: Peresmian Kedubes AS di Yerusalem menyakitkan dan saya mengutuk keras

Ketua Komisi 1 DPR RI: Peresmian Kedubes AS di Yerusalem menyakitkan dan saya mengutuk keras

SahabatKharis.com – Desember lalu, pemungutan suara di sidang darurat Majelis Umum PBB, mendapati 128 negara menentang langkah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, termasuk Indonesia, beberapa hari lagi Amerika akan memindahkan secara resmi kedutaannya ke Yerussalem, jelas ini adalah sikap terkutuk dan tidak menghormati PBB dan Majelisnya sebagai kesepakatan negara dunia.

“Saya mengutuk dan mengecam langkah Amerika Serikat yang tidak menghormati putusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB, bagaimana kami akan menghormati langkah anda jika anda tidak menjalankan dan menerima keputusan seakan kami 128 negara tidak ada” jelas Kharis dalam keterangan tertulis kepada media Rabu, 9 Mei 2018.

Langkah sepihak Presiden Trump deklarasi Yerussalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv, jelas mengganggu perdamaian dunia yang selama ini diperjuangkan Amerika juga

“ketika AS benar-benar akan meresmikan kedubesnya di Yerussalem pada 14 Mei besok, ini langkah awal kehancuran bagi perdamaian yang Amerika sendiri menggagasn ya, perlawanan akan semakin masif, semua negara Islam bersama Palestina dan 128 negara yang lain juga, Amerika harus menghentikan langkahnya”, tegas Kharis Anggota DPR RI dari fraksi PKS ini.

Anggota DPR RI asal Solo ini juga mengingatkan bahwa Yerusalem bukan lah milik Israel apalagi AS sehingga Negeri Paman Sam juga tidak berhak untuk memutuskan apakah Yerusalem menjadi bagian dari Israel atau bukan.

“Siapa yang memberi AS hak untuk memutuskan bahwa Yerusalem adalah bagian dari Israel? Yerusalem bukan milik AS. Hormati PBB dan hentikan langkah anda Trump !!!” tegas Kharis.

Yerusalem atau AlQuds di Palestina merupakan salah satu tanah suci ummat Islam, negara-negara Timur Tengah dan juga negara-negara Islam akan selalu menempatkan Palestina sebagai perhatian utama dalam kebijakan luar negeri. Sesuai pembukaan UUD 1945 Indonesia akan selalu didepan dalam perdamaian dunia dan kemerdekaan suatu bangsa sudah jelas menjadikan Palestina sebagai arus isu utama dalam kebijakan luar negeri senafas dengan konstitusi kita.

” Sejengkal pun kami takkan pernah mundur memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menjadikan AlQuds/ Yerusalem sebagai ibukota nya, selama nafas masih dikandung badan selama itu pula NKRI akan memperjuangkan Kemerdekaan Palestina” tutup Kharis.

Surat Pemecatan Bocor, Apa Dampaknya bagi Dokter Terawan?

Surat Pemecatan Bocor, Apa Dampaknya bagi Dokter Terawan?

SahabatKharis.com – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyayangkan bocornya surat Keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (MKEK PB IDI) terkait pemecatan sementara dokter Terawan Agus Putranto ke masyarakat. Hal tersebut membuat nama Terawan tercemar.

Dalam surat keputusan tertanggal 12 Februari 2018, MKEK menetapkan dokter Terawan terbukti melakukan pelanggaran etik. Bobot pelanggaran etik kedokterannya berat. Diikuti dengan sanksi pemecatan sementara sebagai anggota IDI selama 12 bulan.

Bocornya surat tersebut tak hanya berpengaruh pada nama dokter Terawan, menurut Abdul institusi yang dipimpin dokter spesialis radiologi konsultan tersebut yakni RSPAD Gatot Soebroto pun ikut tercemar atas kejadian ini.

“Sebagai mitra kami, jelas RSPAD dalam hal ini tercemar, dicemarkan nama baiknya dengan beredarnya keputusan MKEK,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu dalam konferensi pers bersama Terawan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, ditulis Kamis (5/4/2018).

Seharusnya, surat putusan sanksi tersebut merupakan hal internal antara MKEK dengan PB IDI. “Saya kira ini yang jadi masalah. Siapa yang mengedarkan ini,” katanya lagi.

Hingga kunjungan Komisi I DPR tersebut, dokter Terawan belum menerima surat yang viral beredar di masyarakat. Dalam surat tersebut, pria kelahiran Yogyakarta, 5 Agustus 1964 dianggap melanggar kode etik kedokteran.

“Saya ndak menanggapi surat itu karena saya tidak dapat suratnya,” kata dokter Terawan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).

Oleh karena belum menerima surat apa pun terkait pemecatan dari keanggotaan IDI, dokter Terawan masih menjabat sebagai kepala RSPAD Gatot Soebroto dan tetap berpraktik. Hal itu sampaikan Abdul di kesempatan yang sama.

“Dokter Terawan tetap sebagai Kepala RSPAD, tetap berjalan seperti biasa,” kata Abdul.

Sumber : Liputan 6

Abdul Kharis: Obsession Awards Lahirkan Banyak Tokoh Berprestasi

Abdul Kharis: Obsession Awards Lahirkan Banyak Tokoh Berprestasi

SahabatKharis.com – Penghargaan Obsession Awards 2018 dari Obsession Media Group (OMG) untuk kategori Best Achiever in Legislators kepada Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari diserahkan di ruang kerjanya di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2018). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemimpin  Redaksi Situs Berita Obsessionnews.com Arief Sofiyanto.

Kepada redaksi Obsessionnews.com, Kharis menyampaikan banyak terima kasih atas penghargaan ini. Baginya penghargaan ini memberikan pesan tanggung jawab yang besar kepada dirinya sebagai anggota dewan untuk lebih giat lagi dalam bekerja menjalankan tugasnya.

“Ssya ucapkan terima kasih atas pemberian awards ini kepada saya katagori Best Achiever in Legislators oleh Obsession Media Group (OMG). Mudah-mudahan dengan penghargaan ini saya bisa meningkatkan pekerjaan saya. Saya bisa mempertahankan amanah ini dengan baik, dan bisa memberikan manfaat banyak kepada masyarakat bangsa dan negara,” ujarnya.

Politisi PKS ini juga berharap ajang Obsession Awards selalu bisa melahirkan para tokoh berprestasi. Sebagai media di hari ulang tahunnya yang ke-14 tahun, OMG, kata dia, sudah banyak memberikan peran kepada bangsa ini, dengan terus memberikan semangat kepada masyarakat untuk selalu berkarya sesuai dengan bidang masing-masing.

“Diharapkan ke depan OMG semakin maju, tidak lelah untuk terus mendorong masyarakat untuk lebih giat dalam bekerja dan berkarya membangun bangsa ini. Tentunya selalu menebarkan inspirasi,” jelasnya.

Sebelumnya penganugerahan “Obsession Awards 2018” dan “Women’ Obsession Awards 2018” diselenggarakan oleh OMG di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018). Penghargaan ini diberikan kepada para tokoh yang berprestasi dan inspiratif.

Juga diberikan kepada sejumlah perusahaan dan lembaga negara  yang berkinerja cemerlang sepanjang 2017. Dalam acara tersebut Menteri Perindustrian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berhalangan hadir.

Selain Abdul Kharis, untuk katagori Best Achiever in Legislators juga diberikan kepada anggota DPR lain, yakni Ahmad Riza Patria, Reni Marlinawati, Ahmad Basarah, Jhonny G Plate, Risa Mariska, dan juga Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Obsession Awards merupakan agenda tahunan OMG, penerbit Majalah Men’s Obsession , Majalah Women’s Obsession, Situs Berita Obsession News, dan Situs Berita  Muslim Obsession.

Ketua Komisi I DPR Sidak RSPAD Tuntaskan Masalah Dokter Terawan

Ketua Komisi I DPR Sidak RSPAD Tuntaskan Masalah Dokter Terawan

SahabatKharis.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan  Rakyat  Republik  Indonesia (DPR RI), Abdul Kharis Almasyhari secara mendadak setelah rapat internal mengajak jajaran anggota komisi nya menyambangi Dokter Terawan Agus di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/4/2018) siang.

“Saya kira dalam dua hari ini kita dikejutkan dengan putusan MKEK terkait dengan apa yang ada di RSPAD dalam hal ini Dokter Terawan untuk memberikan support moral sekalian memberikan pesan pada khalayak bahwa ada hal-hal yang berkaitan dengan temuan terbaru,” Ujarnya di dalam Ruang Rapat Gedung Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.

Politisi asal Partai Keadilan  Sejahtera (PKS) ini menuturkan bahwa berita yang telah viral akhir-akhir ini telah viral di sosial media akhirnya mendapat penjelasan bahwa sebenarnya penjelasan sesungguhnya belum mendapatkan keputusan apapun dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kedatangan Komisi I dikatakan oleh Politisi asal Solo tersebut sebagai Mitra komisi bersama Menhan yang membawahi RSPAD Gatot Subroto.

“Kenapa kami datang, karena RSPAD merupakan mitra kami dibawah Kemenhan yang sampai hari ini ternyata belum ada keputusan apapun sebagaimana yang beredar informasi bahwa dokter Terawan telah dipecat atau diberhentikan,”jelasnya.

Komisi I DPR RI dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari melakukan kunjungan lapangan le RSPAD Angkatan Darat Gatot Soebroto terkait pemecatan Dokter Terawan oleh IDI, Rabu, 4 April 2018. #Komisi1 #SidakDPR

Komisi I DPR RI dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari melakukan kunjungan lapangan le RSPAD Angkatan Darat Gatot Soebroto terkait pemecatan Dokter Terawan oleh IDI, Rabu, 4 April 2018.

Selanjutnya Politisi yang gemar olahraga  bersepeda  ini menjelaskan terkait keputusan yang diterima ini seharusnya rekomendasi dari Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) yang bersifat rahasia. Tapi karena ada sesuatu yang rahasia tersebut malah disebarkan dan ini nantinya akan menjadi sebuah masalah terkait dengan UU ITE.

Di sisi lain, Dokter Terawan yang disambangi oleh Komisi I dirasakannya sangat terhibur karena ia merasa sedih dan hanya ingin bekerja yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Dengan bicara yang sedikit terbata-bata Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen dr Terawan Agus Putranto merasa bingunb dengan pemecatannya yang dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Saya tidak menanggapi surat itu, karena memang saya tidak terima suratnya. Sampai detik ini saya tidak mendapatkan surat (pemecatan dari IDI) yang ditujukan ke saya,” ungkap Terawan di gedung RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Dokter Terawan dipecat karena melakukan sejumlah pelanggaran etik yakni mengiklan, memuji diri, serta menjanjikan kesembuhan kepada pasien. Metode penyembuhan dokter Terawan yakin Digital Subtraction Angiography (DSA) atau cuci otak juga jadi persoalan karena berbeda dengan dokter-dokter yang lain.

Menurutnya tuduhan melanggar etik itu tidak tepat karena bertolak belakang dengan karirnya di organisasi dokter militer dunia atau International Committee on Military Medicine (ICMM), yang menaungi 114 negara.

“Saya juga bingung bagaimana reputasi saya seorang pimpinan dokter militer dunia dituduh tidak punya etika sebenarnya itu sangat menyakitkan untuk diri saya. Ini berkaitan karena tuduhannya etik, saya bingung membawa nama negara tapi diperlakukan seperti itu,” tutupnya

Ketua Komisi 1 DPR Kutuk keras serangan tentara Israel kepada Aksi Demo Di Gaza

Ketua Komisi 1 DPR Kutuk keras serangan tentara Israel kepada Aksi Demo Di Gaza

SahabatKharis.com – Ketua Komisi 1 DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras serangan oleh tentara Israel kepada warga Palestina yang sedang berdemo di perbatasan Gaza dan Israel.

“kebiadaban dan apalagi kata yang tepat buat negara zionis yang membantai ribuan demonstrasi damai di Gaza, terkutuklah Israel dan pendukungnya” tegas Kharis dalam keterangan pers kepada media 1 April 2018.

Kita sampaikan duka cita mendalam dan solidaritas penuh kepada korban dan keluarga korban akibat aksi serangan biadab tentara Israel , Kharis juga amat kecewa dengan sikap dan langkah Amerika Serikat terkait penembakan yang dilakukan Israel kepada demonstran

” Amerika seperti menutup mata akan tingkah biadab zionis yang menembakkan peluru tajam ke arah demonstran, memalukan” kutuk Kharis.

Kharis kembali mengingatkan bahwa ada amanah Konstitusi dalam kaitan kemerdekaan Paletina dan penembakan brutal Israel terjadi salah satunya karena Palestina belum merdeka
“Dalam Pembukaan UUD 45 jelas sekali amanat Konstitusi kita menyatakan dan menegaskan bahwa Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena itu soal Palestina bukan sekedar isu agama, tapi Indonesia melihatnya sebagai isu Kemerdekaan , Kemerdekaan Palestina” Jelas Kharis legislator asal Jawa Tengah, Solo .

Kharis meminta agar Indonesia mendorong Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar rapat darurat, dan dibentuk tim independen dan melaporkan hasilnya kepada dunia atas kejadian di Gaza kemarin, ” Israel memiliki tanggung jawab dibawah hukum Hak Asasi Manusia dan kemanusiaan internasional untuk melindungi warga sipil, karena itu PBB harus mengusut hingga tuntas dan jangan biarkan pelanggaran HAM didepan mata rakyat dunia terjadi di Gaza Palestina ”. Tutup Kharis.

 

KOMISI I BAHAS RENCANA KERJA SAMA TELEKOMUNIKASI RI-RUSIA

KOMISI I BAHAS RENCANA KERJA SAMA TELEKOMUNIKASI RI-RUSIA

SahabatKharis.com – Komisi I DPR membahas rencana kerja sama bidang telekomunikasi dan kedirgantaraan antara Indonesia dengan Federasi Rusia, khususnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) milik Rusia, Roscosmos.

Dalam kesempatan itu, direksi Roscosmos menyampaikan beberapa tawaran kerja sama dengan pemerintah Indonesia, dalam hal ini kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

“Ada beberapa hal yang disampaikan delegasi Rusia. Intinya mereka menyampaikan semacam penawaran, dan penjelasan terhadap produk-produk antariksa mereka, mulai dari yang berkaitan dengan antariksa sepenuhnya, peluncuran-peluncuran roket dan juga untuk telekomunikasi,” kata Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari usai pertemuan dengan delegasi Rusia, pekan lalu.

Kharis didampingi segenap pimpinan Komisi I DPR, seperti Meutya Viada Hafid, Asril Hamzah Tanjung, Bambang Wuryanto, dan Hanafi Rais. Hadir juga Anggota Komisi I DPR, Budi Youyastri (F-PAN).

Sementara itu, Ketua delegasi Rusia, Director of Bussiness Development Roscosmos Anna Kudryavtseva didampingi Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia Oleg V. Kopylov.

Dalam pertemuan, tambah Kharis, Rusia menyampaikan sangat siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia di bidang telekomunikasi, yang juga merupakan wilayah kerja Komisi I DPR. Menurutnya, Rusia sangat ingin menjalin persahabatan dengan melakukan kerja sama di bidang telekomunikasi.

“Saya kira ini berkaitan dengan Kemenkominfo, dan Kemenkominfo punya rencana untuk mengembangkan telekomunikasi. Sepanjang nanti sesuai atau seperti yang diinginkan Kemenkominfo, saya kira kita tunggu. Tentunya ini tidak dari Rusia saja, ada juga dari vendor-vendor yang lain atau negara-negara yang lain menawarkan teknologi, yang saya kira hampir sama,” papar politisi Fraksi PKS itu.

Dalam kesempatan ini juga terungkap mengenai rencana kedatangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin ke Indonesia dalam waktu dekat.

“Mereka sedang menyiapkan rencana kunjungan Presiden Putin. Mereka berharap, jika semua persiapannya beres, disampaikan oleh mereka, Presiden Putin akan berkunjung ke Indonesia sebelum akhir tahun ini. Tapi tergantung dari persiapan mereka,” tandas politisi dapil Jawa Tengah itu.

Sebelumnya, Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia Oleg V. Kopylov menyampaikan, pihaknya merencanakan kedatangan Presiden Putin ke Indonesia. Jika substansi persiapan dan persiapan lainnya sudah selesai, maka kunjungan dapat dilaksanakan sebelum akhir tahun ini.

“Kami berharap kedatangan Presiden Rusia ke Indonesia, dapat menandatangani kerja sama dan beberapa proyek. Utamanya hubungan kemitraan strategis, sehingga memiliki fungsi strategis dan memperhatikan ekonomi kedua negara, sehingga kerja sama ini konkret. Selain itu, hubungan ekonomi menjadi kuat dan menjadi pondasi bagi kedua negara,” kata Kopylov.

Di sisi lain, Kopylov berharap Komisi I DPR RI dapat medukung rencana kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Roscosmos.

“Saya menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Komisi I terhadap hubungan kerja sama, dan berharap pada dukungan-dukungan kerja sama berikutnya,” kata Kopylov.

Sementara itu, Anna Kudryavtseva memaparkan, Roscosmos merupakan 100 persen milik Pemerintah Federasi Rusia. Ada tiga fungsi utama Roscosmos, yakni menentukan kebijakan negara, regulasi, dan melakukan kegiatan komersial di bidang dirgantara dan antariksa.

“Ada banyak prestasi yang telah dicapai Roscosmos. Mulai dari peluncuruan kosmonot pertama, dibuatnya roket antariksa, stasiun antariksa, yang telah dilaksanakan lebih dari 3 ribu peluncuran. Roscosmos juga bisa disebut kota kecil, dimana ada 70 organisasi bersangkutan, dan lebih dari 250 petugas,” kata Anna.

Anna menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah bertemu dengan Kemenkominfo. Sebagai langkah pertama, pihaknya mengusulkan kepada Indonesia adalah pembuatan satelit geostasioner yang diusulkan Kemenkominfo. “Kami menawarkan untuk mendirikan semua infrastruktur yang diperlukan untuk proyek tersebut, pembiayaan, dan joint venture dengan perusahaan Indonesia. Untuk memanfaatkan wahana antariksa itu selama 10 tahun,” jelas Anna.

Sumber : DPR